Tidak ada internet radio menjadi media pembelajaran

isi data diri mu untuk bergabung dalam kampanye kami agar anak dapat #terusbelajar!

Meskipun Mendikbud RI telah menetapkan kegiatan belajar mengajar tatap muka di zona hijau dan kuning, kekhawatiran terhadap penyebaran covid-19 tetap membayangi para guru dan murid.

Di NTT, pembelajaran dilakukan dengan sistem bergilir dengan durasi 2 jam, selebihnya belajar di rumah. Belajar di rumah kurang efektif tanpa media belajar yang bisa diakses oleh semua. Akses internet masih sulit dijangkau.

Ibu Putu, seorang guru di Kabupaten Soe, NTT bercerita “Di Kabupaten kami, pembelajaran online tidak memungkinkan. Sinyal internet cukup sulit didapat, tidak semua keluarga memiliki smart phone. Kondisi ekonomi rata-rata orang tua murid  tidak memungkinkan untuk membeli pulsa paket internet. Kami mengajar melalui siaran radio, karena hanya radio yang bisa menjangkau wilayah yang cukup terpencil”.

Sayangnya, masih banyak keluarga yang tidak memiliki radio.

Gabung bersama Plan Indonesia untuk tahu kampanye #terusbelajar agar anak terutama anak perempuan tidak semakin tertinggal!

Dukungan kita untuk masa depan mereka.
#GirlsInCrisis #StopTheSetBack #TerusBelajar